Bus Shalawat Untuk Jamaah Haji RI Selama Di Mekkah

Kategori : Umrah, Ditulis pada : 17 Juni 2025, 22:10:11

Jakarta - Jamaah haji Indonesia terus berdatangan ke kota Mekkah, Arab Saudi, untuk memulai rangkaian ibadah haji. Jamaah haji RI dapat menggunakan bus Shalawat untuk menuju Masjidil Haram dan pulang ke hotel tanpa dipungut biaya lagi.
Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag) yang dikutip Selasa (13/5/2025), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan 27 rute bus Shalawat untuk melayani jamaah haji RI.

Ada tiga terminal di sekitar Masjidil Haram yang menjadi tujuan akhir bus, yakni Syib Amir, Jiad atau Ajyad, dan Jabal Ka'bah. Syib Amir menjadi terminal bus Shalawat bagi jamaah haji yang berasal dari hotel di wilayah Syisyah dan Raudhah. Jamaah dapat berjalan kaki menuju Masjidil Haram dan masuk lewat pintu Marwah.

Berikutnya, Jiad atau Ajyad menjadi terminal bus Shalawat bagi jamaah haji Indonesia yang tinggal di kawasan Misfalah. Terminal ini terletak di sisi belakang kanan Zam-Zam Tower. Jamaah bisa menjadikan WC 3 sebagai titik temu untuk menuju Misfalah.

Terminal Jabal Ka'bah menjadi terminal bus Shalawat bagi jamaah haji Indonesia yang hotelnya berada di daerah Jarwal. Jamaah yang telah selesai beribadah di Masjidil Haram bisa menjadikan WC 8 atau WC 9 sebagai patokan untuk menuju terminal Jabal Ka'bah.

Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Mujib Roni, mengatakan bus Shalawat disediakan untuk melayani 203.320 jamaah haji reguler asal Indonesia yang menginap di 205 hotel yang tersebar di Syisyah, Raudhah, Jarwal, dan Misfalah. Dia menyebut satu unit bus akan melayani sekitar 400 hingga 450 jamaah.

"Setiap sekitar 400 - 450 jamaah, kita siapkan satu bus shalawat. Bus Shalawat beroperasi 24 jam dan dipandu oleh driver serta petugas, baik di halte maupun di terminal. Jadi kalau misalkan jamaah yang datang ke Mekkah berjumlah 4.000, maka kita siapkan 10 bus," ujarnya.

Dia mengatakan bus itu beroperasi dengan sistem shuttle atau terus berputar tanpa menunggu bus terisi penuh. Jamaah diharap bersabar menunggu bus yang sesuai nomor rutenya tiba dan tidak naik ke bus dengan nomor rute lain agar tidak nyasar.

PPIH telah menyiapkan 95 halte terdekat hotel jamaah. Setiap halte akan dijaga dua petugas yang bekerja secara sif setiap 12 jam sekali. PPIH juga telah memberikan kartu rute kepada setiap jamaah haji sesuai dengan rutenya.

"Jadi kalau dia rute 12 nanti akan dikasih kartu nomor 12. Sehingga akan memudahkan jamaah dan dengan begitu diharapkan mereka tidak nyasar," jelasnya.

Jamaah diminta selalu membawa kartu bus atau bisa ditempel di tas kecil yang selalu dibawa jamaah. Jamaah juga diminta mengingat nomor hotel agar memudahkan saat menggunakan bus.

Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id